Dari Ibnu Umar r.a., katnya: "Nabi saw. puasa pada hari Asyura dan beliau perintahkan mempuasakannya. Setelah puasa Ramadhan diwajibkan ditinggalkannya (puasa Asyura). Dan biasanya Abdullah (Ibnu Umar) tidak puasa pada hari itu kecuali kalau bertepatan dengan hari yang ia biasa berpuasa pada hari itu."
Rabu, 19 September 2018
September 19, 2018
terokai seni
iman, ingatan mesra
No comments
Related Posts:
HAKIKAT SYUKUR NIKMAT TERHADAP ALLAH SWT MENURUT Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, dalam pandangan ahli hakikat, syukur adalah mengakui nikmat yang diberikan oleh Sang Pemberi nikmat secara khusus. Allah menyebut diri-Nya sebagai “Yang Maha Mensyukuri” (Asy-Syakur) … Read More
sekian lama kita ditipu sahabat tapi tidak pernah kita serik tipu terbesar untuk umat islam … Read More
kembalilah kepada fitrah bertuhankan Allah Dari Ibnu Abbas ia berkata; "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda; "Dua mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka iaitu; mata yang menangis kerana takut kepada Allah dan mata yang pada malam hari berjaga kerana mem… Read More
jaga mulut, nanti semput ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata: “Janganlah kalian menjadi orang yang tergesa-gesa, suka menyebarkan berita-berita tidak baik tentang orang lain, dan suka membongkar rahsia-rahsia orang. Kerana sesunggu… Read More
jaga mulut jangan cakap menda karut 1562. Telah menceritakan kepadaku Malik dari Muhammad bin 'Amru bin 'Alqamah dari Bapaknya dari Bilal bin Al Haris Al Muzani bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang laki-laki mengatakan suatu ka… Read More
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
0 zmn org suka mengomen:
Catat Ulasan